Harapan
Dulu kau membuat ku
tersenyum indah
Dulu kau menangis
bahagia
Karena mentari yang
tak pernah sedih
Cinta tak dapat ku
tebak
Sedikit pun
Saat cinta
mulai tumbuh
Ku mengenalmu bagai
mimpi
Ku mencintai dengan
dengan hati
Ketika cinta mulai
tumbuh
Yang ada hanya
keharuan
Haru karena bahagia.
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, Juni 2011
Kecewa
Mencintai mu adalah
nyala api pemberontakan
Membara yang tak
berkesudahan
Hingga dahan dan
jiwaku tinggal
Luluh ke sungai
entah dimana
Mencintaimu adalah
mimpi siang
Berakhir dikala
hendak terpejam
Berduka tatkala
tersadar
Dalam hatiku luluh
berkata
Ada sedikit sesal
dalam jiwa
Karena cinta yang
tak berada
Bila mungkin ku
putar waktu kembali
Tak ku izinkan hati
ini pertaut padamu
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, Juli 2011
Harapan Hidup lebih
Baik
Pernah ku berhayal
akan ku gapai bintang kehidupan yang indah
Lebih indah bahkan
lebih indah dari semua bintang-bintang di surga
Yah...
Semua itu hanya
mimpi siang
Mimpi yang tak
seharusnya datang
Dikala hati ini
sedang gundah
Tetapi...
Dikala hati ini
yakin dengan mutiara indah itu
Aku kan coba
kibarkan layar sampan ku
Tapi...
Aku harus bagaimana
Aku harus bagaimana
Yang ada hanya sesal
yang tak berkesudahan
Apa mungkin
Karena aku lalai dari-Mu
Apa mungkin
Karena aku berlumur
dosa
Ya Tuhan
Berikan aku jalan
terang-Mu
Bukakan aku pintu
taubat-Mu
Agar aku mati dalam
keadaan suci
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, Maret 2011
Senyuman Buat Ibu
kecil tawamu yang
lucu saat masih dalam buaian sang ibu
canda tawa manis,
belum tau apa maksud dari tawa kecilmu yang lucu itu
ibu yang sangat
sayang pada ku, membuat bahagia dalam
hati kecil sang ibu,
tangisan malamku yang membangunkan ibu dari
mimpi indah
dengan senang hati dia menggendong menenangkan
tangisanku
ya
tangisan yang selalu
hadir saat aku kedinginan
ibu selalu ada untuk
ku memeluk ku dengan penuh cinta dan kasih sayang
pelukan hangat yang
menenangkan ku membuat aku terdiam dan tersenyum kecil
buat ibu yang sangat
sayang pada ku
ibu aku belum bisa
berkomunikasi dengan mu
hanya mata ini yang bisa menjawab pertanyaan
mu
hanya tawa kecil
lucuku yang bisa menyenangkan hati mu ibu
aku pasti tumbuh
dewasa dan aku pasti akan membahagiakan mu
aku tau ibu, kamu sayang sekali padaku
kamu gantikan aku
popok ku
dan kamu mandikan
aku dengan tidak penah bosan
kamu lakukan itu
dengan bahagia dan dengan sangat tulus
ibu
aku janji saat aku
dewasa nanti aku akan bahagiakan mu
ibu
rasa cintamu begitu
tulus
pengorbananmu sangat
luar biasa
ibu
terimakasih atas
pengorbananmu
dan rasa cinta yang
tulus untuk ku
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, April 2012
Untuk Pahlawanku
Kau busungkan dada
Kau berlari dengan
gagahnya
Kau angkat bambu
runcing
Untuk kau hancurkan
penjajah
Meski nyawa akan kau
korbankan
Untuk negaramu
Untuk kami
Kau selipkan pesan
lewat harap
Kau simpan harap tak
mengerti
Demi merdeka negri
ini
Kau biarkan peluru
menembus dadamu
Hingga jatuh tak
berdaya
Kau selipkan
semangat dalam tiap tetes darahmu
Meski kau tak sempat
menikmati jerih payahmu
Engkau pahlawanku
Yang gugur dengan
rasa rindu
Dan kejayaan
dihatimu
Yang cinta tanah air
Indonesia
Hanya untuk merdeka
Untuk kami
Dihati kami
Kau pahlawan sejati
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, Agustus
2012
Do’a Kegundahan
Dimalam sempurna
namun tanpa purnama
Ku harurkan untaian
do’a ku
Yang kau pungut dari
setiap
Persoalan tawa yang
memautkan
Rindu bagai mawar
berlepasan
Semalam akumenunggub
tuhan
Mengirimkan bintang
Matanya memancarkan
cahaya
Ingin ku sampaikan
do’a
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, September
2011
Hampa
Hidupku terasa sepi
rindu ku terasa hampa
Saat cinta dan harap
tak pernah teraih
Rindu dikala hati
taktentu
Dikala mimpi indah
Tak pernah jadi
nyata
Sedih jelas aku rasa
Kecewa jelas terukir
diwajah ku
Biarlah semua itu
hanya mimpi
Sebutir mimpi indah
Yang tak dapat, aku miliki
Karya : Achmad Sutejo
kebumen,
Oktober 2011
Gelisah
Jangan pernah
resahkan mendung
Yang menyelimuti
mentari pagi
Yakinlah m,endung
itu akan terpecahkan
Kan berubah menjadi
warna pelangi
Yang menenangkan
jiwa
Yakin dengan apa
yang kau yakini
Percaya denngan apa
yang ada di hati kita
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, November 2012
Sahabat Terbaik
Ribuan jalan telah
kita lewati
Berbagai jalan telah
kita lalui
Penuh wewangian
bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun
duka di hati
Semua bukanlah
sekedar kenangan
Semua bukanlah
sebuah renungan
Saat kita dalam
kebersamaan
Dalam suka maupun
pengorbanan
Namun, kita
telahtahu
Kita tak selamanya
bersatu
Menempuh jalan hidup
yang bertabur debu
Bertabur dedaunan
yang tak pernah tersapu
Saat berpisah harus
menyapa
Ku tak ingin kau
teteskan air mata
Ku tak ingin kau
berduka
Karena hati kita
akan tetap bersama
Sahabatku tercinta
Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan
menutup
Sahabatku tercinta
Ku ingin kita
kembali bersama
Di saat harta tak
lagi berguna
Disaat cinta menjadi
satu-satunya pembela
Dari dulu kita
selalu bersama, selalu mengerti keadaan satu sama lain
Selalu memahami,
selalu memiliki, selalu memberi, selalu mengisi satu sama lain
Hanya ngkau dari
dirikulah yang mengerti aku
Hany aku dan
dirimulah yang mengerti kamu
Persahabatan ini
takkan pernah terputus walau badai menghadang
Persahabatan kita
tak kan pernah terpecahkan walau terbentur batu
Persahabatan kita
tak kan pernah terpisahkan karena waktu
Ingatlah wahai
sahabat, saat kita tersenyum dan tertawa bersama
Ingatlah sahabat
saat kita susah dan sakit bersama
Sesuatu yang kita
lalui terlalu berharga untuk dilupakan
Tetaplah menjadi
sahabat terbaikmu
Karena aku berjanji
akan menjadi sahabat terbaikmu
Selalu
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, Maret 2012
Kehilangan
Kian lama hidup yang
kujalani
Selalu bersamamu
sahabatku
Susah sedih senang
yang ku rasakan
Bersamamu sahabat ku
Sahabat
Begitu banyak
kenangan yang kita lalui
Kebahagiaan yang
kita rasakan bersama
Namun musnah dengan
sekejap
Sahabat
Kini kau telah pergi
meninggalkan ku
Meninggalkan semua
kenangan kita
Menyimpulkan sebuah
air mata
Yang terjatuh di
pipi ku
Sahabat
Meski kita tak
bersama
Mesti kita telah
berbeda kehidupan
Namun kita tetap
satu dalam hati dan cinta
Karena kau sahabat
sejati ku
Cinta kasihmu kan
selalu satu dihati ku
Selamanya.........
Karya : Achmad Sutejo
kebumen, Juni 2012